Gempa Sulteng Berdampak ke 40 Desa dan Kelurahan, Hampir 5.800 Warga Terdampak

BNPB mencatat jumlah wilayah terdampak terus bertambah pascagempa M6,7. Kabupaten Sigi menjadi daerah dengan dampak paling besar, sementara bantuan logistik darurat mulai disalurkan ke lokasi terdampak.

Ikonkata-Dampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) terus meluas. Berdasarkan pemutakhiran data yang disampaikan melalui akun resmi media sosial Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 34 desa dan enam kelurahan kini tercatat terdampak bencana tersebut.

Kabupaten Sigi masih menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan. BNPB mencatat 30 desa di tujuh kecamatan terdampak gempa. Sementara itu, penambahan wilayah terdampak terjadi di Kota Palu dengan enam kelurahan yang tersebar di tiga kecamatan. Adapun Kabupaten Poso dan Kabupaten Parigi Moutong masing-masing mencatat dua desa terdampak.

Jumlah warga terdampak juga mengalami peningkatan. Hingga Rabu (17/6) pukul 13.00 WIB, tercatat sebanyak 1.940 kepala keluarga atau 5.777 jiwa terdampak, meningkat dari laporan sebelumnya yang mencapai 1.834 kepala keluarga.

Korban luka tercatat sebanyak 74 orang mengalami luka ringan dan tiga orang luka berat. Sementara korban meninggal dunia tetap satu orang dan berasal dari Kabupaten Sigi.

Kerusakan bangunan juga bertambah signifikan. BNPB melaporkan 1.218 rumah mengalami rusak ringan, 110 rumah rusak sedang, dan 47 rumah rusak berat. Kerusakan turut terjadi pada berbagai fasilitas umum di sejumlah wilayah terdampak.

Untuk mempercepat penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Sigi bersama pemerintah daerah lainnya telah mengaktifkan Pos Komando Utama di Pusdalops PB Sigi, Desa Maku. Pos lapangan juga didirikan di Kantor Camat Nokilalaki dan Kantor Camat Palolo, sementara tim reaksi cepat terus melakukan pendataan serta pembersihan puing bersama masyarakat dan aparat kepolisian.

BNPB juga telah menyalurkan bantuan logistik awal ke Kabupaten Sigi dan Kabupaten Poso. Bantuan tersebut meliputi tiga unit tenda pengungsi, 50 tenda keluarga, 150 paket sembako, 150 matras, 150 selimut, serta 100 kasur lipat untuk mendukung kebutuhan warga terdampak.

BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang, menghindari bangunan yang mengalami kerusakan atau retakan, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Pemantauan dan pendataan di lapangan masih terus dilakukan seiring upaya penanganan darurat pascagempa di Sulawesi Tengah.

banner 336x280