Ikonkata-Malam puncak Bupati Awards 2026 di Lapangan Dinas Pendidikan Malili, Senin (8/6/2026), bukan hanya tentang penghargaan dan seremoni. Di tengah gerimis yang turun, panggung utama berubah menjadi ruang apresiasi bagi mereka yang selama ini bekerja tanpa sorotan.
Suasana mendadak haru ketika Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler mengumumkan penerima hadiah umrah kloter kedua dalam rangkaian Bupati Awards 2026.
Berbeda dengan program umrah sebelumnya yang diberikan kepada ASN dan PPPK dengan indikator kedisiplinan salat berjamaah, kali ini penerima dipilih langsung oleh Bupati berdasarkan ketulusan, pengabdian, dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Terkhusus malam ini, para calon jemaah umrah dipilih berdasarkan pengabdiannya kepada masyarakat, ketulusan hati, dan pelayanan terbaik yang diberikan untuk kepentingan orang banyak,” kata Irwan.
Pilihan itu menghadirkan cerita-cerita sederhana yang jarang muncul di panggung penghargaan.
Ada Herawati Saing, yang sehari-hari memasak di rumah makan gratis di Tomoni. Ada Juliana, seorang ibu tunggal yang selama ini mendampingi dan melayani anak-anak yatim di PPA.
Nama lain yang dipanggil adalah Mardianah, petugas kebersihan jalan yang setiap hari menjaga wajah Kota Malili tetap bersih.
Di sektor pendidikan, penghargaan diberikan kepada Hasrullah Jali, tenaga pendidik yang mengabdikan diri di daerah terpencil SDN 266 Bantilang, Kecamatan Towuti.
Sementara dari sektor kesehatan, Misranti yang bertugas di Pustu Dandawasu, Kecamatan Wasuponda, juga masuk dalam daftar penerima umrah.
Satu nama lainnya adalah Muh. Saleh, imam desa yang selama ini membina dan mengayomi masyarakat Desa Batu Putih, Kecamatan Burau.
Mereka berasal dari profesi yang berbeda, namun memiliki kesamaan: bekerja dalam sunyi tanpa banyak publikasi.
Bupati Irwan mengatakan penghargaan tersebut sengaja diberikan kepada warga yang selama ini memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Menurutnya, pengabdian sosial sering kali tidak terlihat, padahal memiliki dampak besar bagi kehidupan masyarakat.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ingin menghadirkan pesan bahwa penghargaan tidak selalu harus diberikan kepada mereka yang berada di panggung kekuasaan.
Orang-orang yang bekerja di balik layar juga layak mendapatkan apresiasi.
“Kami berharap penghargaan ini bisa menjadi inspirasi agar semakin banyak masyarakat yang terus berbuat baik dan mengabdi dengan tulus,” ujarnya.
Malam itu, kebahagiaan tidak berhenti pada enam nama tersebut.
Tambahan kuota umrah juga diberikan melalui dukungan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan PT Vale Indonesia.
Kuota tambahan itu dibagikan melalui pengundian kupon yang dilakukan Sekretaris Daerah Luwu Timur, Ramadhan Pirade, serta kuis interaktif yang dipandu Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur Jihadin Peruge bersama perwakilan PT Vale Indonesia, Yusri Yunus. (Red)










