BPOM Bongkar Produk Herbal dan Kosmetik Berbahaya, Ancaman Kanker hingga Gagal Ginjal Mengintai

Puluhan Produk Ilegal Ditemukan Beredar di Indonesia, Mengandung Zat Pemicu Stroke, Kerusakan Organ, hingga Kematian Mendadak

Ikonkata-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menemukan puluhan produk herbal, kopi kesehatan, dan kosmetik berbahaya yang masih beredar di pasaran Indonesia.

Dalam hasil pengawasan rutin triwulan I dan Maret 2026, BPOM mengungkap 22 produk herbal dan 11 produk kosmetik mengandung bahan kimia berisiko tinggi yang dapat memicu kanker, kerusakan ginjal, gangguan hormon, stroke, hingga kematian mendadak. Demikian rilis BPOM, Sabtu (23/5/2026).

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan sebagian besar produk tersebut diproduksi secara ilegal dengan identitas produsen yang tidak jelas atau menggunakan data fiktif untuk mengelabui konsumen.

“Produk-produk ilegal ini diproduksi oleh pihak yang tidak teridentifikasi secara resmi atau menggunakan identitas produsen fiktif untuk mengelabui konsumen,” ujar Taruna Ikrar.

Mayoritas produk herbal yang ditemukan merupakan produk stamina pria, kopi vitalitas, madu kesehatan, hingga obat pegal linu.Produk herbal yang ditemukan merupakan produk stamina pria, kopi vitalitas, obat pegal linu, hingga madu kesehatan. Sejumlah produk diketahui mengandung sildenafil, tadalafil, nortadalafil, deksametason, natrium diklofenak, hingga parasetamol.

Sildenafil dan tadalafil sendiri merupakan obat keras untuk disfungsi ereksi yang seharusnya hanya digunakan di bawah pengawasan dokter.

Menurut BPOM, penggunaan zat tersebut secara sembarangan dapat memicu gangguan jantung, stroke, hingga kematian mendadak.

Sementara itu, sejumlah produk pegal linu ditemukan mengandung deksametason, prednison, dan asam mefenamat yang jika dikonsumsi dalam jangka panjang tanpa pengawasan dapat menyebabkan kerusakan ginjal, perdarahan lambung, gangguan hormonal, hingga efek moon face.

Tak hanya produk herbal, BPOM juga menemukan 11 produk kosmetik mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, hidrokinon, asam retinoat, deksametason, pewarna merah K10, dan cemaran 1,4-dioksan.

BPOM memperingatkan merkuri dapat menyebabkan iritasi kulit serius hingga kerusakan ginjal, sementara pewarna merah K10 dan cemaran 1,4-dioksan diketahui memiliki potensi karsinogenik atau pemicu kanker.

“Asam retinoat dapat menyebabkan iritasi kulit hingga bersifat teratogenik bagi janin. Deksametason berisiko memicu dermatitis, jerawat, hingga gangguan hormonal,” tulis BPOM dalam keterangannya.

Sebagai tindak lanjut, BPOM telah mencabut izin edar sejumlah produk, memerintahkan penarikan barang dari pasaran, hingga menghentikan sementara proses produksi dan distribusi.

Pelaku usaha yang terbukti memproduksi atau mengedarkan produk berbahaya dapat dijerat Undang-Undang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara atau denda hingga Rp5 miliar.

Beberapa produk yang menjadi sorotan dalam temuan BPOM kali ini di antaranya Kopi Super Jantan, Kopi Arab Gold Plus Tongkat Ali, Happyco, hingga U.S.A Viagra yang diketahui mengandung sildenafil dan tadalafil.

Sementara di kategori kosmetik, BPOM menemukan kandungan berbahaya pada produk seperti Byout Skincare Brightening Spot Cream, LT Beauty Skin WSC 2 in 1, hingga Madame Gie Madame Take5 01.

Temuan ini kembali menunjukkan besarnya ancaman produk ilegal di tengah tingginya tren konsumsi herbal instan dan kosmetik cepat putih di Indonesia.

BPOM pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati membeli produk kesehatan maupun kecantikan, terutama yang dijual bebas secara online tanpa izin edar resmi.

Daftar 22 Produk Herbal & Kopi Berbahaya Temuan BPOM

1. Gutamin (mengandung natrium diklofenak)

2. Fu Wei Capsules (mengandung sildenafil dan metil testosteron)

3. Geranium Wilfordii Ointment (mengandung mikonazol)

4. Maduon (mengandung nortadalafil)

5. Happyco (mengandung parasetamol, sildenafil sitrat, dan tadalafil)

6. Sehat Pria (mengandung sildenafil sitrat)

7. Godong Ijo (mengandung parasetamol dan kafein)

8. Djinggo (mengandung sildenafil sitrat dan tadalafil)

9. Sultan-Co (mengandung sildenafil sitrat dan tadalafil)

10. Pegal Linu Sarang Klanceng (mengandung parasetamol)

11. Kopi Arab Gold Plus Tongkat Ali (mengandung sildenafil sitrat)

12. Kopi Super Jantan (mengandung sildenafil sitrat)

13. Samyun Wan (mengandung siproheptadin)

14. Dua Cobra Gatal-Gatal [Eksim] (mengandung klorfeniramin maleat, kafein, dan parasetamol)

15. Asamulyn (mengandung parasetamol)

16. Bio Nerve Energy Boost Up NDR Group Resources (mengandung deksametason)

17. Kapsul Strong Love (mengandung sildenafil)

18. Sinatren (mengandung deksametason dan prednison)

19. Nyerat Nyeri Tulang & Asam Urat (mengandung natrium diklofenak, asam mefenamat, parasetamol, dan deksametason)

20. Yaman Strong Honey (mengandung sildenafil sitrat dan tadalafil)

21. U.S.A Viagra (mengandung sildenafil sitrat)

22. Vigra Platinum (mengandung sildenafil sitrat)

 

11 Kosmetik Berbahaya Temuan BPOM

1. Byout Skincare Brightening Spot Cream (mengandung hidrokinon dan asam retinoat)

2. Brasov Nail Polish No.125 (mengandung pewarna merah K10)

3. LT Beauty Skin WSC 2 in 1 (mengandung merkuri)

4. Madame Gie Madame Take5 01 (mengandung pewarna merah K10)

5. Selsun 7 Herbal (mengandung cemaran 1,4-dioksan melebihi batas)

6. Selsun 7 Flowers (mengandung cemaran 1,4-dioksan melebihi batas)

7. Tzuyu Skin Care Day Cream Protection (mengandung deksametason)

8. Tzuyu Skin Care Glow Expert Night Cream (mengandung deksametason)

9. Beautywise Rejuvenating Facial Toner (mengandung hidrokinon dan asam retinoat)

10. Monesia Apothecary Melano Glow Duo Night Cream (mengandung hidrokinon dan asam retinoat)

11. Monesia Apothecary Night Melano Cream (mengandung hidrokinon dan asam retinoat).

 

banner 336x280