Ikonkata – Pemerintah Kota Makassar terus mematangkan strategi penanganan sampah melalui koordinasi lintas sektor. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menggelar rapat koordinasi yang melibatkan berbagai unsur, termasuk legislatif, guna mencari solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Rapat yang berlangsung di Balai Kota Makassar tersebut dipimpin oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga lurah dari seluruh wilayah kota.
Dalam arahannya, pihak pemerintah kota menekankan bahwa persoalan sampah tidak bisa ditangani secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi menyeluruh antarinstansi serta partisipasi masyarakat.
Wakil Ketua II DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq, dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa DPRD siap mendukung langkah-langkah strategis pemerintah, khususnya dari sisi regulasi dan pengawasan.
“Penanganan sampah harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. DPRD akan mendorong kebijakan yang dapat memperkuat sistem pengelolaan, termasuk pendekatan yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya inovasi dalam pengelolaan sampah, baik dari aspek teknologi maupun peningkatan kesadaran masyarakat, agar permasalahan ini dapat ditekan secara signifikan.
Sementara itu, salah satu perwakilan OPD yang hadir menyebutkan bahwa pemerintah tengah mengkaji pembaruan metode pengelolaan sampah, termasuk optimalisasi pemilahan dan pengurangan sampah dari sumbernya.
Kehadiran unsur legislatif dalam forum ini dinilai menjadi sinyal kuat adanya komitmen bersama antara eksekutif dan DPRD dalam mempercepat penanganan isu lingkungan di Kota Makassar.
Melalui sinergi yang terbangun, diharapkan kebijakan yang dihasilkan tidak hanya efektif dalam jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di masa depan.

















